Koperasi Merah Putih di Kota Medan “Mati Suri” Sudah Terbentuk Tapi Tak Ada Kegiatan

Jurnal Transparansi l Medan – Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perindustrian dan Perdagangan Kota Medan, Hendra Ridho Siregar, mengatakan struktur Koperasi Merah Putih sudah terbentuk di 151 kelurahan Kota Medan.

“Kalau struktur sudah terbentuk semua. Untuk bagaimana teknisnya masih kita tunggu arahan dari Pemerintah Pusat,” ucap Hendra saat diwawancarai Mistar, Selasa (28/4/2026).

Hendra mengatakan, saat ini proses penerimaan pegawai juga tengah berlangsung oleh Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

”Saya kurang tahu untuk posisi apa yang dibuka BUMN, mungkin manajer atau lainnya. Untuk penempatannya juga nanti BUMN yang menentukan, kita gak punya wewenang di sana. Intinya begitu ada arahan langsung kita tindaklanjuti,” katanya.

Disinggung apakah sudah ada Koperasi Merah Putih yang beroperasi di Kota Medan, Hendra menyebut dana dari Danantara belum ada turun.

“Kalau secara dana belum ada turun. Namun ada juga beberapa koperasi yang sudah jalan, karena kesiapan kelurahan berbeda-beda,” ujarnya.

Hendra menegaskan, yang menjadi wewenang pihaknya dalam operasional Koperasi Merah Putih hanya sebatas bisnisnya.

“Misalnya pegawai butuh pelatihan, nanti kita gelar, jadi seperti itu tugas kita. Untuk pemilihan bisnisnya juga nanti bisa kita kontrol. Jadi teknisnya nanti pegawai Koperasi Merah Putih melapor perkembangannya ke BUMN dan diteruskan ke kita (Dinas Koperasi). Meski begitu kita tunggu saja bagaimana arahannya,” tuturnya.

Rahmadsyah Warga Medan Petisah yang juga Aktifis tergabung dalam Mimbar Rakyat Anti Korupsi Sumatera Utara mengatakan dirinya sangat menyayangkan Koperasi Merah Putih sudah terbentuk namun hingga saat ini belum ada kegiatan.

“Koperasi Merah Putih sudah lama di bentuk ini kan namanya mati suri, sampai saat ini belum ada kegiatan Koperasi Merah Putih di kelurahan tempat saya tinggal,’ ungkapnya, Kamis (20/4/2026).