Wajah Kota Medan Hari Ini, Medan Kota “Gelap” Dan Antrian Di SPBU, Korban Pemadaman Listrik Tolak Permintaan Maaf PLN Tanpa Di Sertai Kompensasi

Jurnal Transparansi l Medan – Kondisi gelap gulita dan antrean di sejumlah SPBU yang terlihat di Kota Medan merupakan imbas dari pemadaman listrik massal (blackout) yang melanda sebagian besar wilayah Pulau Sumatera.

Pemadaman total ini disebabkan oleh gangguan pada jaringan transmisi tegangan tinggi 275 kV akibat cuaca ekstrem.

Sejumlah fakta dan kondisi terkini di lapangan:

Penyebab Utama: PT PLN (Persero) mengonfirmasi bahwa gangguan sistem kelistrikan terjadi pada jalur interkoneksi Muara Bungo–Sungai Rumbai di Jambi yang memicu pemisahan jaringan.

Wilayah Terdampak: Selain Sumatera Utara (Medan, Deli Serdang, dan sekitarnya), wilayah lain yang terkena dampak meliputi Aceh, Sumatera Barat, Riau, dan Jambi.

Dampak Fasilitas Umum: Kondisi gelap sempat membuat sejumlah ruas jalan macet karena lampu lalu lintas (traffic light) padam. Warga bahkan terpaksa mengungsi ke tempat-tempat yang masih memiliki genset seperti area ATM untuk numpang mengisi daya ponsel, atau menyewa kamar hotel akibat pemadaman yang berlangsung hingga berjam-jam.

Antrean SPBU: Antrean kendaraan terjadi karena sempat terjadi lonjakan permintaan BBM imbas warga yang menggunakan genset, di samping beberapa isu kelangkaan lokal yang memicu kepanikan warga.

Tolak Permintaan Maaf PLN

Bang Bhoy Ketua LSM Penjara Indonesia Kota Medan menolak Permintaan Maaf PLN atas pemadaman yang dilakukan PLN

“Sesuai dengan Peraturan Menteri ESDM, pelanggan berhak mendapatkan pengurangan tagihan atau kompensasi jika tingkat mutu pelayanan (TMP) PLN berada di bawah standar. PLN wajib memberikan kompensasi berupa potongan tarif pada tagihan berikutnya atau token gratis bagi pengguna listrik prabayar, kami Tolak PLN melakukan permintaan maaf tanpa kompensasi bagi korban terdampak pemadaman listrik oleh PLN,” ungkapnya, Sabtu (23/5/2026)