LOKAL

Warga Desa Baru Kecam Pembangunan Jembatan Asal Jadi: Ditumpuk di Atas Pondasi Lama, Khawatir Ambles.

JurnalTransparansi.com, Pancur Batu – Warga Desa Baru, Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang, meminta pemerintah daerah melakukan evaluasi terhadap pembangunan jembatan pelat beton di ruas Jalan Medan–Deli Tua–Pancur Batu.

Permintaan tersebut disampaikan warga karena mereka mempertanyakan metode pembangunan jembatan yang menurut mereka menggunakan struktur jembatan lama sebagai bagian dari konstruksi baru. Warga khawatir kondisi tersebut dapat memengaruhi kekuatan jembatan, terlebih ruas jalan tersebut merupakan salah satu akses yang dilalui kendaraan, termasuk kendaraan pengangkut material.

Tokoh Masyarakat Desa Baru, Evadison Tarigan, bersama sejumlah warga menyampaikan keberatan tersebut kepada awak media pada Senin (3/8/2026) sekitar pukul 13.31 WIB.

Menurut Evadison, pembangunan jembatan tersebut menggunakan anggaran Pemerintah Kabupaten Deli Serdang sekitar Rp397 juta. Ia berharap pekerjaan yang menggunakan anggaran daerah tersebut menghasilkan konstruksi yang aman dan dapat digunakan masyarakat dalam jangka panjang.

“Kami sangat khawatir jembatan ini nanti mengalami masalah kembali. Anggaran yang begitu besar jangan sampai tidak memberikan hasil yang maksimal bagi masyarakat,” ujar Evadison.

Ia mengatakan, masyarakat Desa Baru telah menantikan perbaikan jembatan tersebut sejak 1998. Karena itu, warga menyambut baik ketika pembangunan akhirnya direalisasikan oleh pemerintah daerah.

Namun, menurut Evadison, warga kemudian mempertanyakan hasil pelaksanaan pekerjaan setelah melihat struktur baru dibangun di atas bagian bangunan jembatan lama.

“Kami berharap jembatan ini dibangun dengan kokoh dan kuat supaya dapat digunakan masyarakat dalam jangka panjang,” katanya.

Pelaksana Benarkan Struktur Lama Digunakan

Sementara itu, pelaksana pembangunan yang disebut bernama Saidik membenarkan bahwa pondasi baru dikerjakan di atas bangunan jembatan lama.

Keterangan tersebut menjadi salah satu poin yang dipersoalkan warga. Meski demikian, penggunaan struktur lama dalam pembangunan baru perlu dilihat berdasarkan spesifikasi teknis, perencanaan, serta metode konstruksi yang ditetapkan dalam pekerjaan tersebut.

Karena itu, untuk memastikan apakah pelaksanaan pembangunan telah sesuai dengan ketentuan teknis, diperlukan penjelasan dari Pemerintah Kabupaten Deli Serdang dan dinas teknis terkait.

Hingga berita ini disusun, belum terdapat keterangan resmi dari Pemkab Deli Serdang mengenai alasan teknis penggunaan struktur jembatan lama, spesifikasi pekerjaan, maupun hasil pemeriksaan terhadap konstruksi tersebut.

Warga berharap pemerintah segera melakukan pemeriksaan dan memberikan penjelasan secara terbuka mengenai kualitas serta keamanan jembatan yang dibangun menggunakan anggaran daerah tersebut.

(M. Herbin Barus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *