Terkait Mudik Lebaran Gratis Ketua DPC LSM Penjara Indonesia Kota Medan Menduga Ada Permainan Manipulasi Data Dan Tidak Transparan. Bang Bhoy : Minta Kejari Medan Periksa Plt Dishub Kota Medan, Tangkap Jika Terbukti Bersalah.

Jurnaltransparansi|Medan-Program Mudik Gratis yang disediakan Pemerintah Kota Medan menuai banyak protes dari warga masyarakat kota Medan yang sudah antri berjam-jam mengikuti pendaftaran di Taman Ahmad Yani Medan, Senin (2/3/2026).

Pantauan awak media , ada 4 posko pendaftaran yang disedikan Pemko Medan dengan petugas dari Dinas Perhubungan Kota Medan untuk menerima proses pendaftaran warga masyarakat kota Medan yang akan mudik ke kampung halaman.Salah seorang warga Medan Perjuangan, Putri yang ikut antri sejak pagi dan mendapatkan nomor antrian tiba-tiba pas gilirannya maumendaftar kuotanya sudah habis. Putri berencana mau mudik ke Kota Padangsidimpuan, tapi keinginannya tersebut pupus sudah karena kuotanya sudah habis.”Kami sudah mengantri sejak jam 07.00 Wib dan buka pendaftaran jam 09.00 Wib, tapi jam 10.00 kata panitia pendaftaran kuota ke Kota Padangsidimpuan sudah habis, infonya ada 320 orang kuota yang akan diberangkatkan ke kota Padangsidimpuan,” kata Putri.

Menurut Putri, panitia khusus untuk rute kota Padangsidimpuan tidak transparan, kami mempertanyakan mana bukti pendaftar yang 320 orang tersebut. Padahal, Putri masih di nomor antrian 40, tapi kuotanya sudah habis. Apakah penumpang yang akan berangkat ke Padangsidimpuan itu satu Kartu Keluarga 10 orang? Kalau 6 orang pun satu KK masih ada peluang Putri untuk mendapatkan kuota berangkat mudik ke kampung halamannya.”Tahun depan, kalau Pemko Medan buat program mudik lebaran gratis, alangkah bagusnya diumumkan khusus kelaurga Pemko Medan saja, tak perlu harus melibatkan masyarakat umum kalau pada akhirnya masyarakat kecewa,” tandasnya.

Ketua DPC LSM Penjara Indonesia Kota Medan Ahmad Rizal Yang Akrab Disapa Bang Bhoy mendesak Kejaksaan Negeri Medan untuk memeriksa Plt Kadis Perhubungan Kota Medan Suriono beserta panitia mudik pemko medan.

” Saya memohon atas nama masyarakat dan lembaga mendesak Kejaksaan Negeri Medan periksa Plt Kadis Perhubungan Kota Medan beserta panitia, kami menduga ada permainan memanipulasi data dan tidak transparan, dan kami akan turun aksi untuk menegakkan keadilan bagi masyarakat ” ujar Bang Bhoy.

Plt. Kepala Dinas Perhubungan Kota Medan Suriono menegaskan bahwa kuota untuk mudik Lebaran tahun ini ada 4000. Yang 4000 ini dibagi lagi menajdi 12 rute mudik. Yaitu Panyabungan, Padangsidimpuan, Natal, Rantauprapat, Kota Pinang, Tarutung, Sibolga, Pakpak Bharat, Sidikalang, Sipirok, Sibuhuan dan Gunungtua.

” Lucu aja, no antrian 40, datang jam 7 pagi, berjalan nya waktu kok tiba tiba habis kuota, kan geli dengar nya, kami desak Kejari untuk periksa dan akan tetap turun aksi ” tutup Bang Bhoy.(QQ)