JURNALTRANSPARANSI.COM, DELI SERDANG – Pemuda Karya Nasional (PKN) Kabupaten Deli Serdang membagikan ratusan masker gratis kepada pengguna jalan, Kamis (15/10/2026) siang. Aksi sosial ini berlangsung di Simpang Tugu Lampu Merah Timbangan, Kecamatan Lubuk Pakam.
PKN menggelar kegiatan tersebut untuk membantu masyarakat menghadapi ancaman kabut asap. Asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dilaporkan mulai memasuki wilayah Kabupaten Deli Serdang.
Ketua PKN Kabupaten Deli Serdang, Josua Damanik, memimpin langsung kegiatan itu bersama jajaran pengurus. Mereka membagikan masker kepada pengendara sepeda motor dan pengguna jalan lintas Sumatera.
Pengguna Jalan Sambut Positif Aksi PKN
Aksi pembagian masker ini mendapat respons positif dari masyarakat. Sejumlah pengendara mengacungkan jempol sebagai bentuk apresiasi terhadap kepedulian PKN.
Beberapa warga juga berharap PKN melanjutkan kegiatan serupa selama kabut asap masih mengancam kesehatan masyarakat.
Josua Damanik mengatakan bahwa kegiatan ini berawal dari saran Ketua PKN Provinsi Sumatera Utara, Edi Suranta Gurusinga, dan Ketua Umum PKN, Mikhael TP Purba, S.H.
“Kegiatan ini merupakan saran dari Ketua PKN Provinsi Sumatera Utara, Abangda Edi Suranta Gurusinga, dan Ketua Umum PKN, Mikhael TP Purba, S.H. Aksi ini juga menunjukkan kepedulian keluarga besar PKN terhadap masyarakat dalam menghadapi kabut asap yang memasuki wilayah Deli Serdang,” ujar Josua saat membagikan masker.
Ia berharap masyarakat menyambut baik kegiatan tersebut. Josua juga mengucapkan terima kasih kepada warga yang mendukung aksi sosial itu.
“Semoga masyarakat dapat menerima kegiatan ini dengan baik. Terima kasih,” tambahnya.
Warga Apresiasi Kepedulian PKN
Salah seorang pengguna jalan, Guntur Purba, mengaku bangga melihat aksi sosial PKN Deli Serdang. Menurutnya, pembagian masker gratis menjadi langkah positif untuk membantu masyarakat menghadapi kabut asap.
“Semoga ini merupakan aksi pertama di Deli Serdang yang dipelopori PKN dan jajarannya,” kata Guntur.
Aksi tersebut diharapkan mendorong organisasi kemasyarakatan lainnya untuk ikut membantu warga. Kolaborasi berbagai pihak sangat penting dalam menghadapi dampak kabut asap.
Masyarakat juga perlu menjaga kesehatan selama kondisi udara memburuk. Warga sebaiknya mengurangi aktivitas di luar ruangan dan mengikuti imbauan instansi terkait.
(M. Herbin Barus)
